Semakin muda seorang ibu, semakin panjang umur bayi


Seorang bayi yang lahir dari seorang ibu yang berumur kurang dari 25 tahun, memiliki dua kali kesempatan untuk hidup selama 100 tahun daripada bayi-bayi lain yang dilahirkan dari seorang ibu yang berumur 25 tahun ke atas.

Sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan oleh para peneliti Universitas Chicago mengatakan, bahwa bayi yang lahir dari seorang ibu muda, terutama dibawah umur 25 tahun, tampaknya memiliki umur lebih panjang dibandingkan dengan bayi yang lahir dari seorang ibu yang berumur di atas 25 tahun.  Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan Asosiasi Populasi Amerika dan yang terbaru disampaikan saat pertemuan Perkumpulan Gerontological Amerika.

 

Penelitian terbaru dipimpin oleh ahli-ahli di Universitas Chicago yang muncul sebulan setelah studi yang dilakukan oleh sebuah tim peneliti di University of Southern California (USC) yang menyatakan, seorang perempuan berumur 50 tahun yang berkeinginan hamil dan melahirkan seorang bayi, bebas dari segala penyimpangan kesehatan fisik dan psikologis.


Dr. Richard Paulson, wakil peneliti Universitas Chicago menyatakan, prasangka masyarakat tentang ibu yang berumur lebih tua harus dihentikan. Seorang perempuan lebih tua yang nantinya melahirkan seorang bayi, memiliki kesempatan sama seperti perempuan muda lainnya. “Masyarakat masih memiliki perasaan mengenai keibuan. Cara kita memandang seorang ibu lebih dibatasi dibandingkan dengan seorang ayah: ibu harus lebih muda dan menarik. Ini mengaris bawahi seluruh pembicaraan kebudayaan dan legalitas tentang bagaimaan memperlakuan seorang perempuan lebih tua. Lebih dalam lagi, masyarakat telah memiliki sebuah ide tentang bagaimana seharusnya ‘menjadi seorang ibu,’ dan  hal tersebut membuat ketidak-nyamanan yang mendalam.”


Bagiamanapun, tim tersebut memperingatkan perempuan yang berumur lebih dari 55 tahun memiliki resiko yang lebih tinggi menghadapi komplikasi-komplikasi kehamilan, seperti preeclempsia. Setelah menyelidiki penemuan dari dua penelitian, kesimpulannya adalah meskipun aman bagi seorang wanita yang telah berumur untuk mengandung dan melahirkan seorang bayi nantinya, keturunan-keturunan mereka memiliki umur yang lebih pendek dibandingkan dengan keturuan dari seorang perempuan yang melahirkan dibawah umur 25 tahun.

 

2 Comments

  1. Dengan bertambahnya usia seorang wanita berpengaruh pada jumlah sel telur yang belum dikeluarkan dari ovarium. Saat puberitas, seorang wanita memiliki sekitar 400 ribu sel telur. Telur-telur ini akan dilepaskan satu demi satu setiap bulan bersamaan dengan siklus menstruasi (ovulasi) dan siap untuk dibuahi.

    Belum lagi, puluhan sel telur setiap bulan mengalami kematian alamiah dikarenakan gagal untuk dilepaskan dari indung telur. Dengan demikian, telur yang terbaiklah yang dilepaskan, sedangkan telur yang tidak sempuna akan tetap tinggal dan mati. Oleh karena itu, ketika wanita mengalami menopause di usia 50 – 55 tahun, maka hanya terdapat beberapa ribu sel telur berusia tua saja yang masih tertinggal di indung telur. Itu sebabnya, wanita yang menjelang menopause kesulitan mengalami ovulasi. Sel-sel yang sudah tua itu mengalami penurunan kemampuan untuk dibuahi dan kehilangan kemampuan untuk menghasilkan hormon, terutama estrogen dan progesteron.

    Selain jumlah sel telur yang tinggal sedikit, faktor usia (di atas 35 tahun) juga berpengaruh terhadap kemampuan rahim untuk menerima bakal janin atau embrio. Dalam hal ini, kemampuan rahim untuk menerima janin, menurun. Faktor penuaan juga akan menyebabkan embrio yang dihasilkan oleh wanita di atas 35 tahun terkadang mengalami kesulitan untuk melekat di lapisan lendir rahim atau endometrium. Ini dapat meningkatkan kejadian keguguran.

    semoga informasi tersebut dapat membantu Udin.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s