Manfaat Mengkonsumsi Air

Penyebut air putih dalam tulisan ini, semata merujuk kepada air konsumsi. Bukan dalam arti harfiah yaitu air berwarna putih. Berikut manfaat air bagi tubuh kita.

Tak hanya dapat mempercantik kulit, mengkonsumsi air secara teratur juga bermanfaat sebagai detox-membersihkan tubuh dari racun. Banyak orang mengabaikan konsumsi air, termasuk saat bangun tidur. Apalagi di saat aktivitas tubuh tidak berhenti bekerja.

Metabolisme sel-sel terus berjalan dan fungsi air dalam tubuh membantu sel-sel bekerja. Sehingga setelah 6-8 jam tidur, tubuh bisa mengalami defisit air, karena dalam proses metabolisme sel akan ada air yang terbuang. Itulah sebabnya, kita dianjurkan untuk mengkonsumsi air setelah bangun tidur di pagi hari untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Jika tidak mengkonsumsi air setelah bangun tidur, tubuh jadi kekurangan mineral yang dapat mengganggu kesehatan. Cukup satu gelas setelah bangun tidur, akan sangat bermanfaat untuk tubuh. Tak hanya setelah bangun tidur, lakukan hal yang sama sebelum tidur.

Tak perlu mengkonsumsi air secara berlebihan, karena akan memicu urinary glad memproduksi air seni lebih banyak, sehingga membuat kita sering ke kamar kecil. Hal ini juga termasuk efek buruk pada fungsi jantung dan ginjal. Umumnya air terdiri dari H2O, tapi tubuh juga butuh air yang mengandung mineral (Natrium, Kalium, Klor) agar otot bisa bergerak.

Berapa pun air yang terbuang, harus segera diisi kembali, termasuk saat bangun tidur untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Air dalam tubuh digunakan oleh organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja saat tidur, termasuk otak, jantung dan ginjal. (dr.Meti – m1k35)

Advertisements

Bell’s Palsy

Beberapa saat yang lalu gempar beredar di time-line BBM saya mengenai separuh (bisa sebelah kiri atau kanan) bagian wajah yang mati rasa secara tiba-tiba.

Blasting tak bertuan itu rupanya bergulir bak teror bom. Bahkan ada yang menyangkutkan dengan mistisisme atau tindakan magis. Walau ada yang menggunakan pendekatan sedikit rasional, mengatakan akibat terpapar oleh angin malam terlalu sering.

Meski bukan saya yang menyebarkan berita tersebut, kawan-kawan mendesak agar saya memberikan sedikit penjelasan mengenai fenomena itu. Berikut kutipan (disunting ulang untuk blog) penjelasan saya melalui BBM.

Dunia medis mengenal fenomena ini sebagai Bell’s Palsy atau paralis muka. Digolongkan sebagai penyakit idiopatik (belum diketahui penyebabnya).

Menurut rekam medis, insiden itu terjadi pada 11-14 orang per 100.000 orang atau 1 per 60 orang. Dan biasanya 80% pasien sembuh dalam beberapa minggu atau bulan.

Ciri-ciri penyakit Bell’s Palsy-BP, kelemahannya terjadi selama 48 jam per sekali kejadian; nyeri di belakang telinga dan mati rasa selama sehari atau dua hari yang diikuti hilangnya separuh sensasi pengecap.

Namun ada beberapa indikasi medis penyakit ini terjadi karena lesi di ganglion geniculata dan saraf VII alias saraf facialis atau wajah.

Bell’s Palsy juga berhubungan dengan virus tipe 1 dicairan endoneural dan otot belakang telinga.

Infeksi pada tulang mastoid, akibat “congean” atau benturan di kepala juga diindikasikan sebagai pemicunya.

Kalau disebutkan penyakit ini disebabkan oleh angin, dapat dikatakan HOAX. Memang kalau terpapar angin seperti mati rasa, itu bukan paralis muka.

Jika dikaitkan dengan angin duduk, ini juga HOAX. Karena angin duduk adalah istilah untuk penyakit Jantung Koroner, tak ada hubungannya dengan Bell’s Palsy. (m1k35)

Pria juga beresiko terkena Kanker Payudara

Sebagai seorang pria, saya tentu saja terkejut saat pertama kali membaca artikel mengenai kanker payudara juga terjadi pada pria. Selama ini pemahaman saya, kanker payudara hanya terjadi pada perempuan saja. Mengingat, payudara lebih indentik dengan kaum hawa.

Continue reading

Kopi: Bahaya dan Manfaat

Secangkir kopi di pagi hari atau menemani di saat break time bersama dengan kudapan adalah hal yang menyenangkan. Saya sangat senang dengan kopi dan segala jenis varian dari minuman tersebut. Bahkan saya mengkonsumsi kopi 3 – 6 kali sehari. Suatu waktu, teman pernah memperingatkan, kalau kopi berbahaya bagi kesehatan saya. Meskipun peringatan dari teman tersebut tak saya indahkan ketika itu, namun sebenarnya benak saya mulai mempertanyakan hal tersebut, “apakah kopi benar-benar merugikan bagi kesehatan manusia?” Sejak saat itu saya menyelidiki dan mencari tahu segala sesuatu mengenai kopi, pro dan kontra-nya. Berikut apa yang saya dapatkan dari hasil penyelidikan tersebut:

Pertama-tama, sebelum saya mengajak anda melangkah lebih jauh mengenai bahaya dan manfaat kopi. Saya disini akan menjelaskan sejarah kopi dan asal kata kopi itu sendiri.

Kopi

Kata kopi berasal dari bahasa Turki kahveh, yang kemudian dikenal dalam bahasa Belanda sebagai kaffie, diikuti dengan bahasa Inggris dengan sebutan coffie. Bangsa Arab mengenalnya dengan qahwah, artinya kekuatan. Kemudian bahasa Indonesia membakukannya menjadi kata kopi.

Sejarah

Tanaman KopiSejarah mencatatkan, kopi pertama kali ditemukan di dataran Ethiopia, sebagai tanaman liar kala itu. Baru pada pertengahan abad 15, kopi dikembangkan disemenanjung Arab, yang kemudian kita kenal dengan istilah Kopi Arabica. Legenda kopi di negeri Arab ini, memiliki cerita tersendiri. Menurut mereka, kopi ditemukan oleh seorang penggembala kambing muda bernama Kaldi. Dia melihat kambingnya menunjukkan gejala gembira saat memakan biji atau daun hijau dari tanaman kopi tersebut. Penasaran akan hal tersebut, maka Kaldi turut memakan biji kopi tersebut dan mendapati perasaan gembira pula. Sejak saat itu, cerita ini menyebar ke seluruh negeri Arab. Baru pada tahun 1610, kopi ditanam di India dan kemudian Belanda mulai belajar mengembangbiakkan pada tahun 1614. Tahun 1699, Belanda mengembangkan tanaman kopi di Srilangka dan tanah Jawa (Indonesia).

Continue reading

Oksidan dapat Melemahkan Sel Kanker

Para penderita kanker dapat berbesar hati saat ini, karena penelitian yang dilakukan oleh seorang Profesor Kimia di Universitas Warwick telah menemukan sebuah solusi agar sel-sel yang telah terinfeksi oleh kanker dapat dilemahkan pertahanannya.

Continue reading

Semakin muda seorang ibu, semakin panjang umur bayi

Seorang bayi yang lahir dari seorang ibu yang berumur kurang dari 25 tahun, memiliki dua kali kesempatan untuk hidup selama 100 tahun daripada bayi-bayi lain yang dilahirkan dari seorang ibu yang berumur 25 tahun ke atas.

Continue reading

WiFi dan Telpon Genggam Penyebab Autisme pada Anak.

Hasil penelitian ilmiah dari Australasian Journal of Clinical Environmental Medicine memperingatkan, kemungkinan teknologi jaringan nirkabel-WiFi menjadi penyebab dari meningkatnya pertumbuhan Autisme pada anak-anak di seluruh dunia. (Journal of the Australasian College of Nutritional & Environmental Medicine, 2007; 26 (2):3-7)

Continue reading